Mau Cari Nasi Pecel di Luar ? Ayo Coba Pecel Ambulans di Jl Kranggan, Jujugan Kuliner Malam & Sahur

  • Whatsapp

Mantapps.com, SURABAYA – Dibuka sejak pukul 22.30 hingga 05.00 WIB, Pecel Ambulans di Jalan Kranggan menjadi alternatif tempat kuliner malam dan bersantap sahur bagi masyarakat Surabaya.

Meskipun dinamakan Pecel Ambulans, para pembeli tidak akan makan di dalam mobil ambulans, kok.

Masyarakat Surabaya menyebut tempat ini Pecel Ambulans karena tepat di bagian depan gerobaknya terdapat lampu sirine yang biasanya ada di mobil ambulans.

Surprise Hidangan Fusion, Chef Vania Wibisono Bikin Pecel Rawon di Festival Banyuwangi Kuliner

Puasa Pertama Ramadan di Rutan, Ahmad Dhani Sahur Pakai Nasi Pecel hingga Tarawih Bareng Napi

Jelang UTBK SBMPTN, Rektor Unair : Kami Tak Ada Nasi Pecel, Minuman Sehingga Mohon Disiapkan

“Anak-anak muda kan kebanyakan janjian di sini. Sementara di sini banyak pedagang kaki lima. Karena ada tanda lampu sirine, mereka nyebutnya Pecel Ambulans,” tutur Herlin Juhana, pemilik pecel Ambulans.

Berdiri sejak Mei 2004, Pecel Ambulans ini memang sengaja dibuka untuk malam hari sebagai alternatif kuliner malam di Surabaya.

Pada Ramadan kali ini, tempat makan ini juga menjadi tempat jujukan makan sahur.

“Kalau Ramadan seperti ini kenaikan pembelinya mencapai 40 persen. Soalnya banyak yang cari makan pas sahur. Kalau puasa seperti ini kami buka sampai jam 4,” jelasnya.

Selain tempatnya yang strategis, beragam menu disajikan di tempat ini. Mulai dari pecel, rawon, nasi campur, dan sederet lauk mulai dari ayam, telur, kerang, kotokan, empal, usus ayam, ikan, dan lain sebagainya.

“Menu favorit di sini adalah pecel Madiun yang bumbunya sudah disesuaikan dengan lidah orang Surabaya. Satu porsi pecel dibandrol Rp 10 ribu per porsi. Kalau tambah lauk, harganya tambah. Misalnya nambah Rp 18 ribu kalau lauknya ayam atau empal atau nambah Rp 8 ribu kalau nambah telur,” tutur Herlin.

Untuk rawon dibandrol seharga Rp 28 ribu per porsi. Sementara nasi campur dibandrol Rp 10 ribu per porsi ditambah harga lauk yang dipilih.

Hanik Rahmawati, mahasiswi Ubhara, menuturkan bahwa ia sering makan malam di Pecel Ambulans.

“Karena masakannya enak, porsinya juga banyak. Saya paling sering pesan pecel, biasanya lauk usus, ayam, atau telur. Kadang juga pesan rawon,” tutur Hanik.

Ia juga menuturkan bahwa selama Ramadan kali ini ia akan sering menyantap masakan saur di Pecel Ambulans.

Tertarik untuk mencobanya?



Klik disini untuk masuk ke sumber berita

Pos terkait