Masak Pakai Feeling, Jadi Resep Pakar Kuliner Sisca Soewitomo Ciptakan Menu Lezat Dari Ikan

  • Whatsapp
Masak Pakai Feeling, Jadi Resep Pakar Kuliner Sisca Soewitomo Ciptakan Menu Lezat Dari Ikan
Masak Pakai Feeling, Jadi Resep Pakar Kuliner Sisca Soewitomo Ciptakan Menu Lezat Dari Ikan

SURABAYA- Siapa yang tak mengenal chef kenamaan Indonesia yang telah malang melintang di dunia perkulineran sejak era 90-an ini. Ya, dia adalah Sisca Soewitomo. Perempuan yang dulunya,  tiap Sabtu pagi langganan memandu acara memasak di salah satu stasiun televisi swasta.

Dalam acara pertemuan forum peningkatan konsumsi ikan (Forikan) yang digelar Kamis (11/7) kemarin. Dirinya secara langsung memberikan tips khusus memasak ikan, kepada seluruh peserta yang kebanyakan ibu-ibu itu. Saat demo masak berlangsung, Sisca menekankan pentingnya memasak menggunakan feeling atau perasaan.

Muat Lebih

Loading...

“Masak dengan senang hati. Masak dengan cinta perasaan harus diikutkan dalam memasak supaya yang disajikan bisa sesuai dengan harapan, yaitu lezat,” tegasnya.

Apalagi dalam memasak ikan, che legendaris yang berusia 70 tahun ini mengatakan bahwa memasak ikan bukanlah hal yang sulit dan harus dihindari. Dia menjelaskan, pada dasarnya ikan merupakan olahan yang waktu masaknua pendek dan memiliki harga yang relatif murah, jika dibandingkan ayam dan daging.

“Ikan apapun waktu memasaknya sama, hasil akhirnya selalu sama dengan tekstur awal. Biar tidak amis, ikan dilumuri jeruk nipis dan garam, diamkan sekitar 10 menit. Tapi intinya jangan terlalu menghilangkan bau khas ikan,” ungkapnya.

Tak hanya waktu memasak yang cepat, ikan juga bisa diolah menjadi berbagai macam makanan lezat. Seperti makanan yang dibuat oleh Tim PKK Kota Madiun dalam lomba masak ikan tempo hari, diantaranya adalah sup nila susu, pizza nila, dan nila ares, yaitu ikan nila dimasak menggunakan isi jantung pisang.

Sisca juga mengimbau kepada seluruh peserta yang hadir untuk mari bersama-sama ciptakan gemar makan ikan mulai dari meja makan keluarga. Hal senada juga diungkapkan Ketua Forikan Indonesia, Djoko Maryono, dirinya mengatakan ikan merupakan obat anti mlarat yang kaya akan manfaat.

“Bagaimana tidak, ikan itu harganya relatif murah. Masak ikan juga waktunya sebentar, kalau daging kan lama bisa sampai berjam-jam, gas yang dipake masak sudah habis berapa. Maka dari itu, lewat ini mari kita semua budayakan gemar makan ikan,” tandasnya.
(ayu/kus/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#gempurrokokilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait