Lewat Festival Tenun Budaya Daerah, Sulbar Kenalkan Kain Tenun Khas

  • Whatsapp
Lewat Festival Tenun Budaya Daerah, Sulbar Kenalkan Kain Tenun Khas
Lewat Festival Tenun Budaya Daerah, Sulbar Kenalkan Kain Tenun Khas

Peragaan busana oleh salah satu model dengan kain tenun khas Sulawesi Barat. Foto: Zulkifli

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pariwisata menggelar Fashion Festival Tenun Budaya Daerah di auditorium lantai IV kantor Gubernur Sulbar, Senin (24/6).

Muat Lebih

Dalam fashion festival tersebut, desainer sekaligus Ketua Srikandi Tenun Sulbar, Sari Lasami, menampilkan rancangan yang dipakai 3 model cilik, 12 model dewasa serta Duta Budaya Sulbar, Rahmawati Sahar.

Pada fashion festival itu, Sari menampilkan aneka desainnya dengan menggunakan tenun khas Sulawesi Barat, yakni kain tenun Sekomandi dari Kalumpang, tenun sutera Mandar, dan sambu’ (sarung) Mamasa.

“Sektor-sektor pendukung pariwisata seperti ini akan terus kita dorong. Tahun 2018 lalu, kunjungan wisatawan ke Sulbar hanya 750 orang. Ini tantangan bagi kita karena pariwisata dapat berkembang atas dukungan semua lini, salah satunya dengan memperkenalkan budaya milik kita melalui even-even seperti yang kita lakukan saat ini,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Farid Wajdi.

Peragaan busana oleh salah satu model dengan kain tenun khas Sulawesi Barat. Foto: Zulkifli
Fashion Festival Tenun Budaya Daerah Sulawesi Barat. Foto: Zulkifli

Sementara itu, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar Muhammad Idris mengapresiasi hasil karya desainer lokal yang mengangkat kain tenun khas daerah.

“Tenun Sekomandi, sutera Mandar, dan sambu’ Mamasa tidak akan mungkin bisa bertahan lama tanpa ada usaha yang sungguh-sungguh dari pemerhati budaya di Sulbar dan juga orang-orang yang memang dalam hatinya sudah melekat bagaimana memelihara kebudayaan bangsa ini. Aktifitas-aktifitas pendukung kepariwisataan seperti ini perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

————-

Penulis : Zulkifli

Editor : Sapriadi

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait