Kuliner Lezat ini Nggak Boleh Dilewatkan Kalau Lagi di Makassar!

  • Whatsapp


Kita harus bangga jadi orang Indonesia yang memiliki ratusan kuliner lezaaat dari penjuru daerah. Nah, salah satu kota besar di Indonesia yang wajib masuk ke dalam list destinasi wisata kalian adalah Makassar. Emang ada apa sih sama kota yang satu ini? Yup! Kota yang dahulunya dikenal dengan nama Ujung Pandang adalah kota yang kaya akan budaya dan wisata, salah satunya KULINER! Menjadi surga bagi para pecinta kuliner, tidak afdol pastinya kalo kalian tidak mencicipi beberapa makanan dibawah ini.

Berikut 7 rekomendasi tempat makanan di Makassar yang gaboleh kalian lewatkan atau kalian bakal menyesal!

  1. Sop Konro dan Konro Bakar Karebosi

Destinasi pertama gue ketika menginjakkan kaki di kota ini adalah Sop Konro dan Konro Bakar Karebosi dengan keadaan perut gue yang lagi teriak – teriak kelaperan di siang bolong sehabis flight 4 jam Jakarta – Makassar. Mungkin bagi kalian pencinta kuliner di Jakarta, kalian udah familiar sama yang satu ini karna memang Sop Konro Karebosi ini udah eksis di Jakarta tepatnya di Jalan Boulevard Raya No. 41, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kalau di Makassar sendiri, lokasi dari Sop Konro Karebosi ini adalah di Jalan Gunung Lompo Battang No. 41. Terletak di ruko 2 tingkat, tempat makan legendaris khas Makassar yang sudah berdiri sejak tahun 1968 ini buka setiap hari dari Pk. 10.30 – Pk. 22.30.

situasi lantai bawah
situasi lantai atas

Mereka menawarkan 2 menu andalan yaitu sesuai namanya Sop Konro dan Konro Bakar. Sekilas satu porsinya terlihat gede banget jadi bisa untuk 2 orang, tapi ternyata satu porsi sop konro bisa langsung ludes sama gue sendiri hehe. Eh ternyata setelah gue teliti, bukan karena gue yang rakus kok tapi memang ternyata porsinya terlihat besar karena tulangnya besar! Hahahaha Nah bagi kalian yang penasaran bedanya 2 menu andalan ini, yuk simak lebih lanjut..

Sop Konro memiliki kuah berwarna coklat agak kehitaman yang diramu dengan berbagai rempah – rempah seperti ketumbar, sedikit pala, kunyit, kayu manis, kencur, kayu manis, asam, daun lemon, cengkeh, daun salam, dan buah kluwek (bahan yang membuat warnanya gelap kehitaman). Rasa dari kuahnya sendiri bold, thick dan relative kuat karena pengaruh campuran rempah – rempah tadi dan sedikit terasa pedas serta manis, gurih khas kaldu. Daun bawang di sini berperan cukup penting karena menghasilkan rasa seger dan harum dan membangkitkan rasa dari kuahnya sendiri. Gak lupa santap pake nasi ya guys biar makin nampol! Sedaaaapp…

Lanjuuut ke Konro Bakar, sama – sama disajikan di piring coklat transparan jadul, konro bakar ini disajikan dengan saus kacang yang masih terasa kasar dan agak encer dengan rasa manis kecap yang ditaburi dengan bawang goreng di atasnya. Gak lupa gue tambahin sambel yang gak afdol ya di lidah gue kalau enggak hehehe. Juga bagi kalian yang ngerasa rasanya kurang nampol, bisa diracik sendiri dengan tambahan kecap yang disediain di tiap meja, karena buat gue rasanya agak off, harus dimainin racik sendiri lagi rasanya.

Overall, kedua menu ini punya tekstur daging iga yang halus dan gampang banget copot dari tulangnya serta lemak yang lumayan banyak dimana bikin rasanya tambah gurih. Gak heran kan gengss perut gue yang lagi kosong ini seketika langsung happy karena rasanya emang nikmat banget tapi hati – hati ya kolestrol! Oya, satu porsi dari makanan ini dibandrol dengan harga Rp 33.000 dan belum termasuk nasi ya gengs. Untuk gue pribadi, jauh lebih suka Sop Konro dibanding yang Bakar, karena rasa kuah nya dicampur pake nasi putih itu dahsyat dan bikin menu kuliner ini spesial, rasanya gak pasaran gitu lohhh.

  1. Mama Toko Kue & Es Krim

Setelah makan yang gurih – gurih, langsung gue menuju yang manis dan destinasi kedua gue jatuh ke Mama Toko Kue dan Eskrim ini. Berlokasi di Jalan Serui No. 15 ini, buka dari Pk. 08.00 – 19.00 setiap hari Senin – Jumat dan Pk. 07.30 – 19.00 pada hari Sabtu sampai Minggu. Penampilan café jadul yang terlihat dari luar kayak rumah biasa ini memiliki interior design yang rumahan banget dengan teras dan ruang makan di dalamnya. Konon katanya tempat ini merupakan bangunan tua peninggalan jaman kolonial Belanda yang disulap menjadi tempat hang out dan makan yang cozy!

Tidak hanya dari penampilan bangunannya sendiri, makanan yang ditawarkan juga memiliki konsep yang rumahan yaitu tanpa bahan pengawet dan perasa buatan dan fresh dibuat setiap harinya tapi variasi dari kue dan roti yang disajikan tidak terlalu beragam. Di sini selain roti dan kue, kalian juga bisa menikmati menu pencuci mulut khas Makassar yaitu es pisang ijo dan Es Palu Butung. Kedua menu pencuci mulut ini sering dikatakan kembar tapi tak sama loh. Memang kedua pencuci mulut ini punya topping yang sama mulai dari pisang kukus, es serut, sirup, vla santan, dan yang lainnya tapi yang membedakan adalah warna dari kedua es ini dimana es pisang ijo berwarna hijau yang berasal dari daun pandan dan suji sedangkan Es Palu Butung berwarna putih tekstur padat dari menu pencuci mulut ini berasal dari pisang raja dimana perpaduan kelegitan dari pisang dan gurihnya bubur santan yang dibalut dinggin es serut bikin mata merem melek saking enaknya!

Terakhir, gue juga cobain Kue Barongko atau kue pisang yang dibungkus daun pandan. Jenis kue basah ini memiliki tekstur yang lembut dan menggunakan jenis pisang kapok didalamnya. Jelas rasa manis dari pisangnya terasa dari aroma khas pisang. Gak lupa kalian bisa nongki santai dengan kopi yang bikin perpaduan rasanya seimbang, foodies.

  1. Pallu Basa Serigala

Tempat makan satu ini berlokasi di Jalan Serigala XIV, Mamajang dimana mereka beroperasi dari Pk 10.00 – 23.00 setiap harinya. Pallu Basa Serigala ini bukan berasal dari daging serigala ya gengss tapi terbuat dari daging sapi lokal. Hahaha jadi tenang aja!

Dari penampilan luarnya, makanan ini mirip dengan coto Makassar tetapi dari bumbunya dan cara pengolahan daging sapinya sendiri berbeda. Hal yang unik dari Pallu Basa ini adalah daging sapi lokalnya memiliki campuran kelapa parut yang disangrai dengan kuah yang kental dan nendang karena menggunakan beberapa rempah – rempah seperti ketumbar, gula merah, asam jawa dan lainnya. Diatasnya ngambang telur kuning mentah, dengan cara makannya diaduk dulu sampai rata, jadi kecampur dan menjadi setengah matang karena kuahnya yang udah panas banget. Jangan lupa, tambahkan kelapa nya yang banyak di mangkok kalian, karena makin banyak berarti makin kental dan gurih banget. Harga dari satu mangkuk Pallu Basa ini Rp. 20.000 aja. Juara!

  1. Mie Anto

Tidak ada cabang ditempat lain! Wah, eksis banget kedai satu ini ya bnanyak yang duplikasi ternyata. Nah buat kalian jangan sampai cobain yang palsu supaya tau keindahan dan kenikmatan rasa aslinya Mie Anto. Berlokasi di Jalan Bali No. 15 yang beroperasi setiap harinya Pk 17.00 – 03.00. Hidangan ini menjadi salah satu destinasi favorit di Kota Makassar karna keunikkannya!

Mie yang satu ini memiliki tekstur yang lunak tetapi tetap terasa kerenyahannya karna mie khas Makassar ini tidak rebus melainnkan digoreng dan hal yang menjadi unik adalah ketika mie ini diguyur dengan kuah panas. Behh… nikmatnya kacauu!

Kuah kentalnya terasa gurih dan ayamnya berasa banget. Kalian perlu menyisakan kocek sebesar Rp 19.000 untuk porsi kecil sedangkan Rp 20.000 untuk porsi besar. Beda tipis ya gengs mungkin karena mie-nya aja yang dikurangin tapi kuah yang berisi potongan ayamnya tetep sama. Info terakhir, dijamin sehabis makan dari sini pasti jadi haus banget! Hahahahaha

  1. Pisang Ape dan Wedang Sarraba

Nah siapa yang gatau Lokasari? Salah satu pantai trademark Makassar ini merupakan salah tempat nongki anak muda. Di dekat tempat ini ada kawasan kuliner, jadi gue mampir buat icip – icip kuliner di sini. Gue coba Pisang ape ini karna makanan ini banyak banget direkomendasiin sama temen – temen kuliner gue. Pisang nya di gepreg pake kayu, trus langsung di bakar pakai arang, aroma smoky nya berasa, tipe pisang nya ini alot dan keras kering dibagian luar. Disiram lagi dengan gula aren, rasa manisnya cukup dominan di Pisang Ape.

Gak lupa untuk pesan yang selalu direkomendasi orang-orang, Sarraba. Minuman daerah yang terbuat dari campuran susu kental manis an wedang. Kebayangkan rasanya? Anget dari dalam karena pedasnya wedang, tapi bikin nagih karena sensasi milky dari susu kental manisnya. Nyemil ini malem – malem yang bikin perut hangat sambil menikmati angin laut sepoy malam hari di kota kuliner Makassar. Ahhhh…

  1. Jalangkote dan Lumpia Lasinrang

Jalangkote ini biasa disebut “Pastel Makassar” karena di Jakarta dan daerah lain sering disebut sebagai pastel tetap bedanya kulit pastel umumnya tebal dan empuk tetapi untuk kulit Jalangkote ini kering tipis karna menggunakan bahas dasar terigu, telur, santan, mentega, garam, dan bahan lainnya yang dibuat tipis. Lalu, dari isinya sendiri berbeda dengan pastel biasa dimana untuk Jalangkote ini isinya terdiri dari wortel dan kentang yang dipotong berbentuk dadu dan berukuran kecil serta tauge, sayur – sayuran dan soun yang ditumis dengan bumbu merica, bawang putih, bawang merah, dan bumbu lainnya.

Perubahan isi dari Jalangkote ini hanya berbeda pada penambahan telur ¼ atau ½ butir dan daging sapi cincang. Tapi satu hal yang harus kalian tau gengss isi dari Jalangkote ini bener – bener bikin nagih dan kalian bisa nikmatin kelezatan Jalangkote ini di Jaan Lasinrang no. 11A, Mangkura serta mereka beroperasi setiap harinya dari Pk.08.30 – 20.00. Sarangue, kalau kalian mau bungkus untuk oleh-oleh bawa pulang kerumah, telfon dulu pesanan kalian ke 0411-874410 supaya gak kehabisan ya!

  1. Coto Makassar Nusantara

Warung Coto Makassar memang udah menjamur dimana – mana, tapi pastinya paling nendang kalo makan langsung di kota asalnya, ya kan? Nahh ini dia nih salah satu Warung Coto Makassar yang menjadi favorit sepanjang masa, yaitu Coto Nusantara. Tau gak sih kalian kalau ada penggila kuliner yang datang jauh – jauh ke kota ini cuman buat mencicipi coto ini? Yuuuk langsung aja kita ulik lebih dalem biar kalian gak penasaran!

Coto Nusantara ini berlokasi di Jalan Nusantara No. 32, Makassar dan mempunyai cabang di Jalan merpati Ruko 2 dan 3 (Belakang Bank Sulsel) serta Jalan Urip Sumoharjo (Depan Kantor Gubernur Sulsel). Kalian hanya perlu mengeluarkan kocek sebesar Rp 12.000 untuk menyantap satu porsi coto ini.

Resep turun temurun yang sekarang dijaga oleh Generasi ke-3 nya menawarkan rasa dari Coto Nusantara yang juara banget guys dari kuahnya sendiri kental dan flavorful dengan rempah-rempahnya juga dengan isian potongan daging yang juicy. Gak lupa gue juga coba Burasa, ketan yang dibungkus dengan kulit pisang yang cocok menemani kalian menyantap cotonya. Ets, buat kalian yang belum familiar dengan burasa, jadi burasa adalah saudaranya si lontong, dengan campuran santan saat proses masaknya. Jadi, rasa lebih gurih jelas.

Mereka juga nyedian daun bawang dan bawang goreng terpisah yang bisa kalian campurkan dengan coto sesuai selera kalian. Sarapan atau makan siang disini harus masuk daftar kuliner kalian karena mereka sudah buka dari pagi banget, Pk. 06.30 – Pk. 18.00 WITA.

Naaahh, rasanya pengeng langsung cek tiket ke Makassar ya kan ya. Buat yang belum tau liburan lebaran nanti mau kemana, gue rekomen banget keliling Makassar buat kulineran!



Klik disini untuk masuk ke sumber berita

Loading...

Pos terkait