Karya Ilustrator Ini Bikin Ngiler, “Menikmati” Kuliner Indonesia versi Animasi

  • Whatsapp
Karya Ilustrator Ini Bikin Ngiler, "Menikmati" Kuliner Indonesia versi Animasi
Karya Ilustrator Ini Bikin Ngiler, "menikmati" Kuliner Indonesia Versi Animasi

Mantapps.com – Kuliner Nusantara memang memiliki daya tarik sendiri. Tak terkecuali bagi para pekerja seni. Seperti yang dilakukan seorang ilustrator ini.

Salah satu ilustrator asal Indonesia, Alfeus Yuliant Christie, membuat karya kuliner nusantara dalam versi kartun dan animasi.

Muat Lebih

Karya Alfeus ini awalnya dibagikan seorang pengguna Twitter, Indro Moektiono, @indiedo, mengunggah video animasi pembuatan bubur ayam karya Alfeus pada Senin (8/7/2019).

Dalam video berdurasi 48 detik itu, terlihat pedagang bubur ayam sedang meracik semangkok bubur ayam, seperti menyiduk bubur, memberikan kuah, kecap, dan menaburi ayam di atas mangkok.

Unggahan ini diapresiasi lebih dari 10.000 pengguna dan dibagikan ulang lebih dari 8.600 kali.

Karya animasi Alfeus membuat sejumlah warganet memberikan respons positif dan memujinya.

Bahkan, ada warganet yang menyebutkan karyanya mirip dengan animasi garapan Studio Ghibli, stuido film animasi ternama di Jepang.

Saat dihubungi Kompas.com, Selasa (9/7/2019), Alfeus mengaku karya itu dibuatnya sambil mengasah kemampuan dan berlatih.

“Mula-mulanya sih saya hanya ingin menambah karya dan sembari latihan, karena (saat itu) saya belum pernah menggambar makanan, dan baru mulai nyoba animasi,” ujar Alfeus saat dihubungi Kompas.com, Selasa (9/7/2019).

Sebelumnya, Alfeus pernah menggambar beberapa kuliner Nusantara, seperti mi bakso, sate ayam, tahu tempe goreng, es campur, dan soto ayam yang kemudian diunggah di akun Instagram-nya @harousel pada Oktober 2018.

Menariknya, beberapa karya tersebut disukai oleh warganet hingga satu post-nya mendapatkan like sebanyak lebih dari 8.000 kali.

“Banyak reaksi yang menyukai karya saya, jadi akhirnya keterusan buat karya tentang makanan Indonesia. Dan mulai dari situ saya berencana membuat yang lain satu per satu,” ujar Alfeus.

Pada Februari 2019, Alfeus mengunggah ilustrasi nasi tumpeng dan mi instan. Kreasi gambarnya pun meningkat hingga ia membuat animasi bubur ayam pada Senin (8/7/2019).

Kemiripan dengan Studio Ghibli

Meski digadang-gadang karyanya mirip dengan animasi dari Studio Ghibli, Alfeus mengaku Studio Ghibli merupakan salah satu inspirasinya dalam berkarya.

“Studio Ghibli jadi salah satu inspirasi saya dalam membuat karya-karya makanan ini. Selain itu, saya juga banyak terinspirasi karya artist-artist dan film-film dari Studio Colorido, Comix Wave, dan lainnya,” ujar Alfeus.

Untuk membuah sebuah animasi, Alfeus membutuhkan waktu selama 2-3 bulan.

“Sebenarnya saya mulai project iseng untuk membuat gambar makanan bergerak (animasi), tetapi akhirnya keterusan sampai detail,” kata dia.

Menurut dia, animasi tersebut dibuat dengan proses sketching terlebih dahulu untuk storyboard, kemudian mencari mood board dan key color.

Proses selanjutnya, menyelesaikan karya per frame dan dilanjut finishing dengan memasukkan semuanya menjadi segmen-segmen scene yang akhirnya disatukan lagi menjadi sebuah video.

Untuk mempermudah pembuatan animasi, Alfeus memakai software Clip Studio dan Adobe After Effect.

Dikerjakan sendiri

Alfeus mengatakan, untuk animasi bubur ayam, ia mengaku mengerjakannya sendiri dengan beberapa masukan dan saran dari teman-temannya.

Sementara, bagian latar musik dan sound effect dikerjakan oleh temannya, Mandy Kowara.

“Untuk ilustrasi makanan, saya biasanya riset dulu dengan referensi-referensi dari Google dan YouTube,” ujar Alfeus.

Meski karyanya banyak dipuji oleh warganet, Alfeus mengaku mengalami kesulitan ketika mengerjakan gambar dan animasi kuliner Nusantara.

“Kesulitannya paling kayak harus cari tahu dan mencoba nyusun isi bahannya biar bisa digambar, dan biasanya kendala waktu antara bagi waktu dengan project lain,” ujar Alfeus.

Karir saat ini

Dalam kesehariannya, Alfeus pernah bekerja di salah satu development gim bernama TouchTen yang berlokasi di Jakarta Pusat pada tahun 2016.

Di perusahaan ini, ia menggarap project game Dessert Chain, Fist of Ragem, dan Royal Garden Tales.

Kemudian, Alfeus pindah ke Malaysia untuk bekerja di development gim mobil Appxplore di Kuala Lumpur.

Di perusahaan ini, ia menggarap project Thor: War of Tapnarok.

Ke depannya, Alfeus berharap bisa berkolaborasi dengan produser film untuk membuat film animasi bersama.

“Kalau ada (produser) sih mau banget, tapi saya belum bisa sampai tahap sana, karena saya baru mulai nyoba animasi,” ujar dia.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait