Harus Bermitra dengan Pemasok Lokal di Sleman • Radar Jogja

  • Whatsapp
Harus Bermitra dengan Pemasok Lokal di Sleman • Radar Jogja
Harus Bermitra Dengan Pemasok Lokal Di Sleman • Radar Jogja

SLEMAN – Satu lagi pusat perbelanjaan di Sleman resmi dibuka. Sleman City Hall (SCH). Berdiri tak jauh dari kawasan Pemkab Sleman. Di sisi timur lapangan Denggung.

Muat Lebih

Loading...

Grand Opening digelar meriah tadi malam (21/6). Diresmikan Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X. Dipandu pembawa acara Indra Bekti dan Indi Barens, acara dibuka tarian Pesona Sembada dan Jember Fashion Carnival.

Ditampilkan di Jalan Magelang, antara SCH dan Lapangan Denggung. Semakin meriah dengan pertunjukan video mapping dan pesta kembang api.

Menurut HB X, tumbuhnya pusat perbelanjaan modern sebagai dampak liberalisasi ekonomi. Meski potensi pasar retail Indonesia melamban, dia optimistis pertumbuhannya tetap naik 10 persen.

HB X meminta komitmen manajemen SCH melakukan kemitraan dengan pemasok lokal. Agar memenuhi kaidah win-win solution. “Diharapkan agar eksistensinya tidak bersifat antagonis. Tapi komplementer,” katanya.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun meminta adanya tempat khusus gratis untuk mendukung UMKM Sleman. Besarnya potensi 37 ribu UMKM di Sleman, dinilai memberikan manfaat optimal jika dikelola, dibina, dan dikembangkan.

Muslimatun mengimbau manajemen SCH turut menjaga kelangsungan dan kelestarian lingkugan hidup. Dengan penggunaan barang-barang hemat energi dan ramah lingkungan.

Komisaris SCH, KGPH Hadi Winoto mengungkapkan, banyak investor luar yang melakukan investasi di DIJ. Perlu mengumpulkan kelompok pengusaha-pengusaha DIJ  untuk meningkatkan kekuatan investasi. Salah satunya melalui SCH.

SCH memiliki tenant ternama seperti Ramayana Prime, Cinema XXI, Superindo, Progo, Ace Hardware & Informa, dan Sleman Phone Market. SCH juga mewadahi UMKM Sleman untuk membuka unit bisnis.

Rangkaian Grand Opening bertajuk Dari Mata Turun ke Hati dikemas Anne Avantie Production House. Menggandeng tiga Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull (Puteri Indonesia 2019), Jolene Marie Cholock (Runner Up 1 Puteri Indonesia 2019), dan Jesica Fitriana Martasari (Runner Up 2 Puteri Indonesia 2019).

Selaras dengan misi SCH yang ingin mengenalkan istimewanya Sleman, Puteri Indonesia 2019 turut mengenalkan Sleman kepada masyarakat dunia. Frederika mengatakan, dalam ajang Miss Universe 2019 nantinya dia berencana mengenakan busana batik.

Khususnya batik motif Jogja dan Sleman. “Kami saat ini masih mencari, seperti apa batik ciri khas Sleman seperti apa, Jogja seperti apa. Pokoknya ingin menampilkan Indonesian fashion di sana,” kata gadis 19 tahun.

Menurut Jessica, mengenalkan Sleman dapat dimulai dari memanfaatkan media sosialnya. “Saya ambil foto-foto di Sleman. Kalu share ke media sosial, di Sleman itu ada apa saja. Dari foto tersebut, bisa promosi ke negara lain,” ungkapnya.

Jolene mengatakan, media sosial menjadi alat kuat membagikan sesuatu. “Orang-orang bisa lebih aware dengan Sleman,” ujarnya.

Selain ketiganya, Puteri Indonesia 2016, 2017, dan 2018 turut diboyong menghadiri Grand Opening SCH. Acara digelar di ballroom seluas 3.456 meter persegi. Diramaikan pula dengan penampilan artis ibu kota. Di antaranya Sandy Sandhoro, Lea Simanjuntak, Indra Bekti, Indra Herlambang, Chicka Jessica, dan Indy Barens. (sce/tif/iwa/by)

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait