Es Jembut Kecabut, Kuliner Khas Purworejo Bikin Ngilu tapi En

  • Whatsapp
GenPI.co - Platform No 1 Pariwisata Indonesia
Es Jembut Kecabut, Kuliner Khas Purworejo Bikin Ngilu Tapi En

GenPI.co – Saat berpergian ke luar kota tentunya salah satu yang di cari adalah kuliner khas nya. Sama saja jika kita pergi ke Purworejo, Jawa Tengah, yang dicari selain destinasi adalah kulinernya. Di Purworejo, ada minuman khas yang begitu segar yaitu Dawet Hitam. Kebanyakan yang menjual dawet hitam yang segar dan memiliki nama yang unik ini ada di perbatasan Purworejo dengan Kebumen, yang dinamai Es Dawet Jembut Kecabut. Waduh!

Es Jembut Kecabut ini jika di baca memang bikin ngilu dan elus dada saat diucapkan, tapi percayalah, yang dimaksud bukan rambut kemaluan, tapi Jembut ternyata merupakan singkatan dari Jembatan Butuh (Jembut) yang ada di Kecamatan Butuh (Kecabut). Oooo, begitu tho. Hampir saja pikiran ngeres.

Baca juga :

Sumatera Utara Lagi Musim Durian, Harganya Cuma Rp 5.000/Buah 

Menu Sahur Terakhir yang Mantul, Krim Sup Ayam Ala Resto 

Wahai Netizen, Tanya Bumbu Opor Ayam Itu ke Ibumu Bukan ke Google 

Namanya memang unik dan sedikit nyentrik, untuk itu banyak yang penasaran dengan es dawet hitam ini. Es dawet hitam yang dinamai Jembut Kecabut ini sangat legendaris. Sejarahnya ini dirinyis oleh Mbah Ahmad pada tahun 1950. Ia mendirikan usahanya di ujung timur Jembatan Butuh.

Es Jembut Kecabut, Kuliner Khas Purworejo Bikin Ngilu tapi Enak

Saat ini usaha itu diteruskan oleh anaknya yang bernama Wagiman. Usaha terusannya kini semakin ramai dan populer berkat kesegaran dan keunikan namanya bahkan menjadi salah satu kuliner khas Purworejo. Dalam pembuatannya, dawet hitam ini masih dikerjakan secara manual loh. Proses pembuatannya diolah dengan tangan dan tidak memakai pewarna buatan.

Yang membuat laris Es Jembut Kecabut ini memakai perasan santan dari parutan kelapa yang bisa langsung dilihat oleh pembeli. Cendol nya pun dibuat penuh sehingga lebih banyak. Kuahnya berasal dari santan dan air gula aren sehingga rasanya gurih dan manisnya pas, kemudian ditambahkan es yang membuat kuliner ini semakin segar. 

Kamu bisa tambahkan tape ketan, yang akan membuat rasanya semakin mantap. Nah untuk tambahan toping tape ketan kamu cukup membayar Rp 1.000 dan untuk es dawet nya kamu cukup membayar Rp 4.000. Murah banget, kan. Makin bikin penasaran, ya. Jangan lupa untuk mencicipinya kala ke Purworejo, ya.

Tonton lagi :

Reporter: Annissa Nur Jannah

Redaktur: Ardini Maharani Dwi Setyarini

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait