Borobudur Marathon 2019 Tawarkan Eksotisme Alam dan Kuliner Borobudur dengan Sistem Baru

  • Whatsapp
Borobudur Marathon 2019 Tawarkan Eksotisme Alam dan Kuliner Borobudur dengan Sistem Baru
Borobudur Marathon 2019 Tawarkan Eksotisme Alam Dan Kuliner Borobudur Dengan Sistem Baru

Ajang kejuaraan lari internasional, Borobudur Marathon kembali digelar tahun 2019 ini pada Minggu (23/6/2019) mendatang di Kompleks Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Muat Lebih

Loading...

Untuk menyamaratakan kesempatan para peserta, Harian Kompas, dalam hal ini pihak penyelenggara pada tahun ini menggunakan sistem ballot dalam pendaftaran peserta.

Sistem ballot adalah prosedur pengundian pendaftaran yang umum digunakan dalam banyak marathon besar di seluruh dunia untuk mendapatkan kesempatan meraih slot peserta.

“Yang berbeda pada tahun ini, adalah adanya aistem ballot dengan juga cut-off point (COP) dan cut-off time (COT) yang baru sama seperti gelaran world marathon,” kata Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Budiman Tanuredjo kepada Warta Kota, Selasa (18/6/2019).

Selain sistem ballot yang biasa dipakai di world major marathon ini perdana dikenalkan di Indonesia, Borobudur Marathon 2019 juga menawarkan eksotisme alam dan kuliner Borobudur.

Rute yang ditawarkan juga berupa tanjakan ke puncak dengan ditemani sawah-sawah khas sekitaran Borobudur di tambah eksotisme Candi Borobudur, yang juga masih menjadi unggulan.

“Yang kita tawarkan juga keindahan alam dan kuliner Borobudur. Gabungan antara persawahan, perumahan, candi dan kuliner,” ujar Budiman lagi.

Dalam edisi Borobudur Marathon yang ketujuh ini juga menawarkan acara-acara sebelum penyelenggaraannya pada 17 November nanti.

Para warga desa sekitar Borobudur dan komunitas akan berkontribusi langsung dengan mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan dan kuliner

“Sebelumnya juga, kan ada Road to Borobudur Marathon. Ada banyak kegiatan di Borobudur, seniman desa dan mengajak komunitas di Borobudur agar sama-sama merasa memiliki event ini,” katanya.

Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Budiman Tanuredjo (Warta Kota/Gisesya Ranggawari)



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait