Berwisata Kuliner hingga Menikmati Keasrian Alam di Pasar Tahura

  • Whatsapp
Berwisata Kuliner hingga Menikmati Keasrian Alam di Pasar Tahura
Berwisata Kuliner Hingga Menikmati Keasrian Alam Di Pasar Tahura

Lampung Geh, Pesawaran – Minggu, 14 Juli 2019, merupakan puncak libur sekolah. Lampung Geh mengunjungi salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi pada hari terakhir liburan sekolah, yaitu Pasar Tahura.

Pasar yang terletak di dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rahman Pesawaran ini mengusung tema tradisional, dengan aneka jajanan klasik. Ya, bagi pengunjung kelahiran 1980-1990-an, bisa bernostalgia menikmati jajanan zaman SD dulu.

Muat Lebih

Loading...

Jajanan yang ada di Pasar Tahura cukup beragam, mulai dari siomay, jagung rebus, bubur kacang ijo, cilok, kerupuk opak, es dugan, es cendol, pecel, tape, petis, nasi uduk, nasi kuning, nasi urap, dan es dawet.

Jajanan tradisional di Pasar Tahura dibuat langsung oleh penduduk setempat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis. Jadi, dijamin higienis dan dari bahan alami.

Pasar Tahura juga mengusung konsep outdoor dengan nuansa alam yang begitu lekat dan asri khas suasana pedesaan yang tenteram. Banyak pepohonan besar dan rindang, di mana kita bisa merasakan kesejukan alami jika berteduh di bawahnya.

Suara gemericik air sungai mengalir turut mengentalkan suasana alami, kita pun bisa merendam kaki di sungai itu.

Saat Lampung Geh berkunjung ke Pasar Tahura, Minggu (14/7), pengunjung tampak dihibur oleh grup musik Gusmang. Grup musik ini menggabungkan musik tradisional dan modern dalam setiap penampilannya.

Selain musik, pihak pengelola, Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Lampung, membuka siapa saja yang berkeinginan mengisi hiburan di Pasar Tahura. Para talent yang berminat mengisi hiburan di Pasar Tahura bisa mendaftar di akun media sosial Genpi Lampung.

Bayangkan, makan makanan tradisional di bawah pohon rindang sambil merendam kaki di sungai yang airnya dingin, dan ditemani live music. Sungguh pengalaman wisata yang amat lengkap. Cocok dikunjungi bersama teman-teman dan keluarga.

Cara membayar jajanan ke pedagang di Pasar Tahura juga terbilang unik. Bukan menggunakan uang cash, tapi menggunakan stik es krim. Lho, kok bisa?

Pengunjung tinggal membeli stik es krim bertuliskan nominal 2.500, 5.000, dan 10.000. Setelah itu, stik es krim dengan nominal tertera tinggal dibayarkan kepada pemilik kedai, dan jajanan sudah dapat dinikmati.

Pasar Tahura tidak dibuka setiap hari. Hanya setiap hari Minggu, pukul 8.00-17.00 WIB. Jadi untuk pengunjung yang ingin menikmati jajanan dengan suasana alam terbuka, bisa datang ke Tahura Wan Abdul Rahman Pesawaran setiap hari Minggu. (**)

Laporan Reporter Lampung Geh Sidik Aryono

Editor : M Adita Putra

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait