Bakso Aci, Kuliner Khas Garut yang Bikin Lidah Ketagihan

  • Whatsapp


GARUT tak hanya mempunyai dodol sebagai makanan khas daerah. Ada bakso aci yang sudah lama menjadi makanan favorit masyarakat Garut, namun pamornya belum dikenal. Bagi yang belum pernah mencoba, akhir pekan ini ada Festival Bakso Aci yang bisa dikunjungi untuk mengenal bakso aci. 

Muat Lebih

Loading...

Sebelum Ramadan, mari kuliner bakso aci di halaman Pendopo Kabupaten Garut akhir pekan ini, Jumat, 3 Mei 2019 hingga Minggu, 5 Mei 2019. Di sana, ada sekitar 40 pedagang bakso aci yang bakal memuaskan lidah Anda menikmati gurihnya makanan khas Garut itu. 

Namun, bagi yang belum tahu, bakso aci memiliki rasa yang berbeda dengan bakso sapi. Itu karena bahan pembuat bakso didominasi oleh tepung, bisa tepung tapioka atau tepung kanji. Daging sapi malah tak lazim digunakan untuk membuat bakso aci. 

Seperti adonan bakso aci yang kerap dipakai Tubagus Zulkarnaen (30), seorang pedagang yang memasang stan pada Festival Bakso Aci. Bahan utama “Bakso Aci Berkah Rasa” buatan Tubagus yaitu tepung tapioka yang dicampur dengan terigu serta bumbu-bumbu seperti bawang. 

Adonan tersebut dicampur dengan air panas kemudian dibentuk bulat-bulat seperti bakso lalu direbus. Sebelum dibulatkan, Tubagus memberi isi di dalam bakso dengan berbagai jenis makanan. Yang paling awam yaitu lemak sapi. 

“Bukan bakso aci kalau dalamnya daging sapi. Identiknya kalau nggak lemak sapi, ya daging ayam,” kata Tubagus, Jumat, 3 Mei 2019.

Ada lagi bakso aci varian lain yang bisa Anda pilih. Bahannya terbuat dari tepung tapioka dicampur dengan bawang dan urat sapi. 

Kedua varian bakso aci itu sama-sama kenyal ketika digigit mengingat bahannya dari tepung. Berbeda dengan tekstur bakso sapi pada umumnya yang padat. Soal rasa, bakso aci dominan gurih dan asin. 

Deden, pedagang lain, memilih menggunakan tepung kanji dibanding tepung tapioka. Menurut ia, tepung kanji menghasilkan bakso aci yang lebih putih. “Kalau tepung tapioka yang kualitasnya biasa suka jadi hitam bakso acinya,” ujar Deden. 

Deden juga menyematkan lemak sapi di dalam bakso acinya. Varian rasa lain yang bisa dipilih yaitu abon sapi. Layaknya bakso sapi, bakso aci juga dimakan dengan kuah bening. Bagi yang ingin menambahkan rasa, silahkan memberi cabai, daun seledri, dan bawang di dalam mangkok.

Lebih sulit

Ternyata, proses pembuatan bakso aci dinilai lebih sulit oleh pedagang dibandingkan bakso sapi. Tubagus mengatakan, proses menguleni adonan harus hati-hati.

Takaran air panas yang dituangkan ke dalam adonan yang didominasi tepung harus pas. Apabila terlalu banyak, bakso aci akan menjadi terlalu lembek. Namun, kalau air terlalu sedikit, bakso aci akan menjadi keras. 

Proses menguleni adonan juga memakai tangan kosong sehingga butuh banyak tenaga. Tidak bisa menggunakan mesin seperti membuat bakso sapi. 

Namun, proses pembuatan yang lebih sulit itu terbayar dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap bakso aci buatan Tubagus. Selain membuka warung bakso aci di Kecamatan Cibatu, Tubagus juga menjual bakso aci dalam kemasan. “Pembelinya sampai ke Jabodetabek, Solo dan Lampung,” ucap Tubagus.***



Klik disini untuk masuk ke sumber berita

Loading...

Pos terkait