Awug Cibeunying si Manis dari Resep Legendaris

  • Whatsapp
Awug Cibeunying si Manis dari Resep Legendaris
Awug Cibeunying Si Manis Dari Resep Legendaris

Awug Beras Asli Cibeunying (Dok. Instgram/awugcibeunying)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Beras yang dimasak menjadi nasi merupakan makanan pokok manusia. Selain itu beras juga bisa dibuat menjadi tepung yang bisa dijadikan berbagai macam makanan dan kue khas nusantara.

Muat Lebih

Salah satunya makanan khas sunda, awug. Awug sendiri merupakan kue yang berasal dari tepung beras, gula merah, kelapa, dan aroma daun pandan yang kemudian di kukus menggunakan aseupan yang berbentuk kerucut.

Di Bandung, terdapat awug yang sangat terkenal karena kelembutan dan rasa manisnya, Yaitu Awug Beras Cibeunying. Makanan yang sudah ada sejak zaman dulu ini sudah memiliki banyak penggemarnya, mulai dari anak muda hingga yang sudah berlanjut usiapun masih banyak.

Sang pemilik Ajang Muhidin menjelaskan bahwa awalnya sang nenek sering membuatkan awug ketika panen beras, namun tidak pernah di jual dan hanya dinikmati oleh keluarga saja. Kemudian, ia mencoba berjualan awug dengan resep sang nenek tersebut di Kota Bandung pada tahun 1975.

“Awalnya berasal dari daerah Kabupaten Bandung, di Rancaekek. Tahun 1975 saya coba-coba ke Kota Bandung, survei gimana kalo jualan awug disini rame atau tidak? Kemudian pada tahun 1980 akhirnya buka warung Pedagang Kaki Lima (PKL) dekat Apotek Cibeunying,” jelasnya sambil menata kotak kertas untuk berjualan, Senin (24/6/2019).

Namun saat ini tempat berjualannya pun sudah tetap di toko dengan nama “Awug Beras Asli Cibeunying”. Toko ini bisa ditemui di Jalan Jendral Ahmad Yani Nomor 361, Kacapiring, Cibeunying Kidul, Kota Bandung.

Kue tradisional awug memang memiliki rasa yang hampir sama dengan kue putu, namun yang berbeda ialah cetakan dan tekstur yang di hasilkan setelah dikukus. Tekstur awug terasa lebih lembut dibandingkan dengan kue putu yang memiliki terkstur lebih kasar. 

“Bahan dasarnya hampir sama, yang membedakan berasnya. Kalo awug berasnya harus yang pulen, dalamnya sama ada gula merah,” tuturnya.

Selain awug, disana juga dijual berbagai macam kue tradisional lainnya. Seperti ongol-ongol, lupis, kelepon, onde, naga sari, getuk, dan lainnya.

Saking ramainya dalam sehari Awug Cibeunying ini bisa menghabiskan beras sebanyak tiga karung atau setara dengan 75 kilogram beras. Untuk menemuinya Anda bisa datang pada pukul 8.00 hingga 21.00 WIB. (Siti Julaeha)

 



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait