6 Rekomendasi Tempat Wisata di Bukittinggi, Cocok untuk Liburan Mudik

  • Whatsapp
6 Rekomendasi Tempat Wisata di Bukittinggi, Cocok untuk Liburan Mudik
6 Rekomendasi Tempat Wisata Di Bukittinggi, Cocok Untuk Liburan Mudik

TRAVEL

Bukittinggi memiliki cukup banyak potensi wisata. Kalau mudik ke Bukittinggi jangan lupa kunjungi tempat wisata Bukittinggi berikut

May 14th, 1:10 PM May 14th, 1:10 PM Nur Rohmi Aida© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Atap bergonjong dipakai oleh salah satu hotel di Bukittinggi, Sumatera Barat. Sejumlah bangunan di Sumatera Barat, baik bangunan pemerintah maupun swasta, berlomba-lomba menggunakan atap bergonjong untuk membangun citra Minangkabau. Arif, Ahmad
Mantapps.com – Dahulu Bukittinggi pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia. Kota terbesar kedua di Sumatera Barat ini memang memiliki banyak peningalan sejarah, cerita sejarah, serta lahirnya tokoh-tokoh bersejarah yang menjadi pahlawan RI.

Muat Lebih

Sebut saja Mohammad Hatta dan Assaat yang masing-masing merupakan proklamator dan pejabat presiden Republik Indonesia. Kota ini menawarkan pesona wisata baik dari sisi sejarah maupun alam.

Ada beberapa tempat wisata di Bukittinggi yang tak boleh terlewat jika datang kemari. Berikut diantaranya.

1. Jam GadangJam gadang, ikon kota Bukittinggi, Padang, Sumatera Barat. Mantapps.com/Fatimah Kartini Bohang© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Jam gadang, ikon kota Bukittinggi, Padang, Sumatera Barat. Mantapps.com/Fatimah Kartini Bohang
Waktu untuk mengunjungi wisata jam gadang paling pas adalah pagi hari ketika belum ramai. Jam Gadang merupakan ikonnya Bukittinggi juga pusat kegiatan warga dan wisatawan.

Berita Terpopuler:

Lokasi Jam Gadang bersebelahan dengan Pasar Atas, Rumah Bung Hatta, Taman Marga Satwa, Budaya Kinantan, dan Benteng For de Kock.

Sejarah pembangunan Jam Gadang dimulai tahun 1926 sebagai hadiah ratu Juliana kepada Rook Maker yang menjadi walikota For de Kock atau Bukittinggi pada masa Belanda. Perancang Jam Gadang adalah Yazin Sutan Gigi Ameh dengan biaya 3000 gulden.

Tinggi Jam Gadang 26 m tanpa memakai besi penyangga dan adukan semen. Campurannya hanya kapur, putih telur dan pasir putih.

2. Pasar Atas dan Pasar BawahSemangkuk Es Tebak dan Ampiang Dadiah dapat ditemukan di Pasar Atas Bukittinggi, Sumatera Barat. Mantapps.com/IRA RACHMAWATI© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Semangkuk Es Tebak dan Ampiang Dadiah dapat ditemukan di Pasar Atas Bukittinggi, Sumatera Barat. Mantapps.com/IRA RACHMAWATI

Tempat wisata Bukittinggi  selanjutnya adalah Pasar Atas, Pasar Lereng dan Pasar Bawah. Pasar Atas (Ateh) dan Pasar Bawah adalah pasar paling popular di Kota Bukittinggi. Sejarahnya, Pasar Atas jaman dahulu didirikan di atas Bukit Kandang Kerbau tahun 1858.

Pasar atas Wajib dikunjungi kalau sedang wisata ke Bukittinggi lantaran di Pasar Atas dijual aneka rupa barang khas Bukittinggi yang tidak banyak dijual di tempat lain.

Pasar Lereng menjual aneka rupa oleh-oleh dan jajanan khas Bukittinggi seperti keripik balado, bika, lemang,kerupuk kulit, dan sebagainya.

Pasar Bawah menjual aneka rupa sayur, bahan makanan, buah dan berbagai bumbu dapur.

3. Pasar Aur Kuning

Pasar Aur Kuning merupakan sentra perdagangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Sumatera Barat. Pasar ini adalah pasar konveksi dan tekstil terbesar di Sumatera Barat. Di Pasar Aur Kuning harga cenderung murah, karena di pasar ini adalah tempat kulakan.

Sebagian barang yang ditawarkan berasal dari beberapa daerah di Sumatera Barat, seperti Agam dan Padang Pariaman. Jarak Pasar Aur Kuning dari Pasar Atas hanya sekitar 3 kilometer.

4. Ngarai SianokNgarai Sianok di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, merupakan salah satu jalur yang disukai komunitas pesepeda. Jalur yang berkelok-kelok dan pemandangan alamnya yang indah itu membuat jalur ini sering dilintasi para pesepeda. Foto diambil pada 27 April 2014. KOMPAS/RINI KUSTIASIH© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Ngarai Sianok di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, merupakan salah satu jalur yang disukai komunitas pesepeda. Jalur yang berkelok-kelok dan pemandangan alamnya yang indah itu membuat jalur ini sering dilintasi para pesepeda. Foto diambil pada 27 April 2014. KOMPAS/RINI KUSTIASIH

Wisata Bukittinggi selanjutnya adalah Ngarai Sianok. Ngarai Sianok merupakam lembah cantik di perbatasan Kota Bukittinggi, Kecamatan IV Koto, dan Kabupaten Agam. Ngarai Sianok memiliki dua dinding hampir vertical dan saling berhadapan. Tingginya mencapai 200 meter dan panjang sekitar 15 km.

5. Lobang Jepang

Wisatawan saat mengunjungi wisata Lobang Jepang di Taman Panorama, Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (30/4/2017). Lobang Jepang saat ini dibuka untuk umum sebagai tempat wisata, dengan total panjang 1,5 kilometer yang dapat dijelajah wisatawan. Mantapps.com/GARRY ANDREW LOTULUNG© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Wisatawan saat mengunjungi wisata Lobang Jepang di Taman Panorama, Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (30/4/2017). Lobang Jepang saat ini dibuka untuk umum sebagai tempat wisata, dengan total panjang 1,5 kilometer yang dapat dijelajah wisatawan. Mantapps.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Lobang Jepang memiliki kedalaman mencapai 49 meter. Lubang ini dibangun tahun 1942-1945 oleh penduduk setempat yang dipekerjakan secara paksa jaman penjajahan Jepang.

Di dalam Lobang Jepang kita bisa menemukan 21 lorong kecil diantaranya berfungsi sebagai tempat menyimpan amunisi, apur, penjara, ruang penyiksaan, tempat pengintaian, ruang penyergapan, dan pintu pelarian.

6. Benteng Fort De Kock

Benteng Fort De Kock berada di kawasan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan. Posisinya berada di bukit tertinggi Bukittinggi. Benteng Fort De Kock lokasinya di sebelah kiri gerbang masuk, sementara kebun binatang dan museum rumah adat di sebelah kanan.

Dua kawasan ini terhubung dengan jembatan Limpapeh. Dari atas jembatan, wisatawan Bukittinggi bisa menikmati pemandangan Ngarai Sianok dan kota Bukittinggi.

Benteng Fort De Kock memiliki tinggi 20 meter. Bercat putih dan hijau dilengkapi meriam kecil di keempat sudutnya. Benteng Fort De Kock dikelilingi gunung Singgalang, dan Gunung Paseman.

Berita Terkait:

Penulis: Nur Rohmi Aida

Editor: Wahyu Adityo Prodjo

Copyright Kompas.com

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait