5 Tips Berburu Baju Branded Murah di Factory Outlet

  • Whatsapp

Baju branded tak lagi sekadar pakaian. Bagi sebagian orang, baju branded merupakan sebuah kebutuhan, apalagi di era fashion yang berkembang pesat seperti sekarang.

Selain karena baju branded memiliki kualitas lebih baik dibandingkan dengan tanpa branded, tak bisa dipungkiri bahwa baju branded juga merupakan sebuah prestise bagi pemakainya. Dengan memakainya, seseorang juga dapat menjadi lebih percaya diri terutama saat berhadapan dengan orang lain. Tanpa disadari, hal itu akan membawa energi positif dan akan berpengaruh dalam kehidupannya.

Muat Lebih

Baju branded sering diasosiasikan sebagai barang mahal. Namun sejak lahirnya Factory Outlet (FO) pada beberapa tahun silam, anggapan tersebut perlahan-lahan sirna. Hal itu dikarenakan FO memiliki konsep berupa penjualan produk branded sisa ekspor. Alhasil, di sana kita dapat membeli berbagai kebutuhan pakaian termasuk baju branded dengan harga murah, rata-rata di bawah Rp500.000. Meski sisa ekspor, kualitas produk di Factory Outlet tetap terjaga.

Factory Outlet kini tak hanya tersedia di Bandung dan Bogor saja, namun juga ibukota Jakarta. Berbagai outlet Factory Outlet seperti Fifth Avenue, Amira, Publicity, Raja FO, DSE dan Premier juga dapat dikunjungi di kawasan Mangga Dua Square, Jakarta Utara.

Kendati akses masyarakat Jakarta dan sekitarnya dalam berbelanja di Factory Outlet menjadi lebih mudah, tak berarti bahwa membeli baju branded bisa dilakukan sembarangan. Sebab terdapat tips dan trik tertentu yang sebaiknya dilakukan saat berburu baju branded di Factory Outlet agar kita tak hanya dapat membawa pulang baju branded berkualitas dengan harga terbaik, namun juga agar kegiatan belanja menjadi lebih menyenangkan.

Berikut adalah 5 tips yang bisa diterapkan saat berburu baju branded di Factory Outlet.

1. Kenali masing-masing karakter FO

Meskipun sama-sama berada di bawah naungan Factory Outlet, perlu diketahui bahwa setiap outlet memiliki karakter berbeda. Oleh karena itu, penting bagi calon pembeli untuk mengenal masing-masing karakter dari tiap outlet agar mereka dapat menyesuaikan kebutuhannya.

Misalnya, bagi calon pembeli yang ingin memiliki koleksi baju fashion musim dingin atau pakaian pria branded, maka DSE dan Premier adalah tempatnya. Outlet ini menyediakan berbagai pakaian khusus pria, mulai dari jaket, kostum camping bahkan koleksi baju fashion musim dingin.

Bagi calon pembeli yang ingin membeli pakaian wanita dan anak yang branded, maka Fifth Avenue, Amira dan Publicity adalah tempat yang tepat. Hal itu dikarenakan baik Fifth Avenue ataupun Publicity sama-sama menyediakan koleksi fashion wanita dan baju anak-anak branded secara lengkap.

Adapun bagi calon pembeli yang ingin membeli pakaian yang lebih casual baik pria ataupun wanita serta ingin memenuhi kebutuhan keluarga, maka sebaiknya mereka berkunjung ke Raja FO. Di sana tersedia berbagai koleksi baju casual branded untuk pria dan wanita, jaket musim dingin, berbagai kebutuhan keluarga dan bahkan hingga mainan anak serta gawai.

2. Membandingkan harga antar FO

Setelah mengenali karakter dari masing-masing Factory Outlet, saatnya calon pembeli untuk melakukan perbandingan harga dari satu Factory Outlet dengan Factory Outlet yang lain. Bukan tidak mungkin ada satu produk sama yang dijual di lebih dari satu FO namun keduanya memiliki harga berbeda. Siapa tahu harga produk yang sama di FO dijual dengan harga lebih murah. Siapa tahu pula bahwa model baju branded yang dijual di FO sebelah lebih pas di hati.

Dengan kata lain, saat menemukan baju branded atau produk tertentu, jangan langsung melakukan transaksi. Calon pembeli harus sabar dengan menyimpan atau tag terlebih dahulu produk yang diincar kemudian melakukan perbandingan harga di FO yang lain. Harga baju branded yang dijual lebih murah, maka itulah yang akan dipilih.

3. Manfaatkan promo yang berlaku

Tanpa promo, harga baju branded di Factory Outlet sudah terjangkau. Hanya dengan mengeluarkan kocek sebesar Rp15 ribu, kita sudah bisa belanja baju dan rok.

Untuk mendapatkan harga baju branded dengan lebih rendah lagi, maka kita dapat memanfaatkan promo yang berlaku. Setiap outlet memiliki kebijakan promo yang berbeda. Oleh karena itu, ada baiknya kita tanyakan terlebih dahulu pada petugas di masing-masing outlet tentang kebijakan promo di outlet tersebut.

Jangan lupa untuk memanfaatkan promo di Factory Outlet (dok. Mangga 2 Square)

Cara untuk mengetahui promo yang berlaku adalah dengan melihat informasi yang tertera di outlet tersebut. Jenis promo yang disediakan beragam namun biasanya berupa diskon hingga 80%. Selain melihat informasi yang tertulis, kita juga dapat menanyai kebijakan promo kepada petugas yang berjaga. Tak perlu khawatir, mereka akan dengan senang hati menjelaskannya.

Kabar baiknya, Factory Outlet yang terletak di Mangga Dua Square tidak memberlakukan masa berlaku dari promo sehingga kita tak perlu khawatir karena setiap waktu akan ada produk yang dijual dengan murah.

4. Membeli koleksi diffusion line

Tips berikutnya adalah belanjalah koleksi diffusion line atau bridge line. Diffusion line adalah istilah yang digunakan di dunia fashion untuk merujuk produk turunan dari suatu brand. Intinya masih dalam satu brand tertentu, meskipun beda nama. Beberapa contohnya adalah brand Miu Miu yang dikeluarkan oleh Prada, Marc oleh Marc Jacobs, DKNY oleh Donna Karan dan Versus oleh Versace.

Dengan menerapkan tips ini, para pembeli tetap dapat memiliki baju branded dari brand ternama namun kocek yang akan dikeluarkan akan lebih hemat karena produk yang dibeli adalah koleksi diffusion line

5. Memeriksa produk dengan teliti sebelum bertransaksi

Konsep yang diusung oleh Factory Outlet adalah penjualan baju-baju branded sisa ekspor. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa produk yang hendak dibeli luput dari perhatian. Maka dari itu, sebaiknya calon pembeli memeriksa produk terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi di kasir.

Perhatikan detail-detail terkecil yang ada pada baju branded yang hendak dibeli, mulai dari dari label, kancing, resleting dan bahkan stich per inch alias jahitan. Lakukan dengan saksama.

Baju branded di Factory Outlet (dok. Mangga 2 Square)

Hal itu dikarenakan biasanya baju branded selalu memasukkan unsur merknya ke dalam detail terkecil. Misalnya, jika ada unsur merk pada resleting dan kancing, itu berarti bahwa produk yang hendak dibeli adalah produk branded asli. Namun jika tidak ada alias polos, maka kemungkinan besar itu adalah barang kodian.

Contoh lainnya adalah pada jahitannya. Semakin rapat jahitan suatu produk, maka semakin asli produk tersebut. Begitu pun sebaliknya.

Di samping itu, calon pembeli yang ingin membeli baju branded untuk dirinya sendiri dapat mencobanya terlebih dahulu di ruang ganti. Tak hanya bertujuan untuk memastikan apakah baju branded tersebut muat dikenakan atau tidak, tujuan lainnya adalah agar konsumen dapat memiliki gambaran lebih kuat tentang apakah model pakaian branded yang dipilih cocok dengan dirinya atau tidak. Teliti adalah kuncinya.

Source link

Pos terkait