5 Kuliner Tradisional Wajib Dicoba Saat Jalan-jalan ke Pasar Gede Solo

  • Whatsapp
5 Kuliner Tradisional Wajib Dicoba Saat Jalan-jalan ke Pasar Gede Solo
5 Kuliner Tradisional Wajib Dicoba Saat Jalan Jalan Ke Pasar Gede Solo

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Pasar Gede di Kota Solo. Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya

SOLO, Mantapps.com – Pasar Gede Harjonagoro atau lebih dikenal dengan sebutan Pasar Gede merupakan salah satu pasar tradisional di Kota Solo, Jawa Tengah.

Muat Lebih

Loading...

Pasar ini terletak di Jalan Urip Sumoharjo tepatnya di tengah pusat Pemerintahan Kota Surakarta. Pasar ini dibangun pada tahun 1927 merupakan peninggalan kolonial.

Selain sebagai ikon wisata Kota Solo, Pasar Gede juga menjual beraneka ragam jenis barang. Bahkan, kuliner khas tradisional Solo masih dapat Anda temukan di pasar ini.

Beberapa di antaranya mungkin telah menjadi kuliner legendaris. Apa saja kuliner khas tradisional legendaris yang ada di Pasar Gede.

1. Es Gempol Pleret

Es gempol pleret, minuman tradisional khas Solo yang menyegarkan. Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Es gempol pleret, minuman tradisional khas Solo yang menyegarkan. Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya
Sebelum Anda masuk ke pasar, Anda akan menemukan seorang penjual es gempol pleret di pintu masuk pasar sisi kiri atau dekat penjual oleh-oleh.

Es yang terbuat dari bahan utama tepung beras dan tepung tapioka dicampur kuah santan gula jawa ini harganya hanya Rp 6.000 per porsi.

Jika Anda jalan-jalan ke Solo, es gempol pleret ini wajib Anda coba.

2. Lenjongan

Lenjongan terbuat dari bahan singkong di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah. Mantapps.com/LABIB ZAMANI© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Lenjongan terbuat dari bahan singkong di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah. Mantapps.com/LABIB ZAMANI

Selain es gempol pleret, di Pasar Gede ini juga akan Anda temukan jajanan tradisional lenjongan. Jajanan ini berada di bagian tengah pasar. Salah satunya lenjongan Bu Sum.

Bu Sum sudah puluhan tahun berjualan jajanan tradisional di Pasar Gede. Lenjongan Bu Sum ini dijual dengan harga rata-rata Rp 5.000 per bungkus. Lenjongan dibuat dengan bahan dasar utama singkong.

3. Brambang Asem

Brambang asem, jajanan tradisional di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah. Mantapps.com/LABIB ZAMANI© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Brambang asem, jajanan tradisional di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah. Mantapps.com/LABIB ZAMANI

Brambang asem merupakan kuliner tradisional yang menawarkan cita rasa pedas manis segar. Aroma khas brambang (bawang merah) sangat terasa pada kuliner ini.

Brambang asem terbuat dari bahan tempe gembus bacem dengan campuran sayur ubi jalar ditaburi saus pedas manis yang bumbunya dibuat dari asam, gula jawa, cabai, dan terasi. Sajian kuliner ini dapat Anda nikmati cukup dengan harga Rp 5.000.

4. Dawet Telasih Bu Dermi

Dawet telasih Bu Dermi di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah. Mantapps.com/LABIB ZAMANI© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Dawet telasih Bu Dermi di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah. Mantapps.com/LABIB ZAMANI

Sajian kuliner yang perlu Anda coba saat berkunjung ke Pasar Gede adalah dawet telasih Bu Dermi.

Penjual dawet Bu Dermi, Rut Tulus Subekti atau akrab dipanggil Bu Utit merupakan generasi ketiga penerus usaha dawet yang mulai berjualan sejak tahun 1930-an di Pasar Gede.

Sudah banyak pelanggan, termasuk mantan Wali Kota Surakarta Joko Widodo (Jokowi), yang kini menjadi Presiden RI mampir mencicipi dawet tersebut. Satu porsi dawet telasih Bu Dermi dijual dengan harga Rp 9.000. Murah bukan?

5. Timlo Sastro

Timlo Sastro di Solo, Jawa Tengah. Mantapps.com/ Lulu Cinantya Mahendra© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Timlo Sastro di Solo, Jawa Tengah. Mantapps.com/ Lulu Cinantya Mahendra

Kuliner timlo sastro juga akan Anda temukan saat berkunjung ke Pasar Gede. Cukup mudah untuk menemukan kuliner khas Solo ini. Karena lokasinya berada di bagian belakang pasar.

Meski berdekatan dengan tempat pembuangan sampah, kuliner ini tidak pernah sepi pengunjung. Timlo merupakan sejenis sup bening segar dengan isian berupa aneka jeroan ayam, sosis solo, suwiran ayam dan pindang.

Pak Sastro, diketahui sebagai sesosok yang pertama kali mengenalkan hidangan timlo kepada masyarakat Solo di tahun 1952.

Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani

Editor: I Made Asdhiana

Copyright Kompas.com

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait