11 Seleb caleg DPR 2019 ini gagal lolos, popularitas nggak jamina

  • Whatsapp
11 Seleb caleg DPR 2019 ini gagal lolos, popularitas nggak jamina

Mantapps.com – Minat artis untuk terjun ke dunia politik terbilang cukup tinggi. Setidaknya ada 40 artis yang maju sebagai caleg di Pemilu Legislatif 2019. Meski demikian tak sedikit dari mereka yang terancam gagal duduk di Senayan. Hal ini membuktikan memiliki ketenaran tak menjamin mereka bisa mendapatkan kesempatan menjadi anggota DPR untuk 2019-2014 di Pemilu 2019 ini.

Berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), berikut beberapa caleg artis yang gagal melangkah ke Senayan di Pemilu 2019, yang dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Kamis (16/5).

Muat Lebih

1. Manohara Odelia.

Manohara Odelia masuk dalam daftar artis yang tidak lolos menuju ke Senayan. Ia gagal bersaing dengan caleg-caleg lain dari Dapil Jawa Timur I meliputi Surabaya-Sidoarjo di Pemilu 2019. Berdasarkan rekapitulasi KPU, Manohara yang maju dari Partai NasDem hanya mendapatkan 6.865 suara.

2. Venna Melinda.

Sebelumnya Venna Melinda menjadi anggota DPR periode 2014-2019 dari partai Demokrat. Kali ini ia memutuskan untuk pindah ke Partai NasDe Dapil Jawa Timur VI, namun sayang ia gagal menuju ke Senayan dalam Pemilu 2019 ini. Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, Venna Melinda mendapatkan 57.060 suara.

3. Giring Ganesha.

Giring Ganesha juga harus menerima karena tidak lolos ke Senayan, meski ia mendapat suara positif di Dapilnya, namun ia tetap dinyatakan tidak lolos lantaran mencapai ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Mantan vokalis Nidji, Giring Ganesha maju dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dapil Jawa Barat I meliputi Kota Bandung dan Cimahi. Mampu meraup suara cukup tinggi 47.069 suara. Namun langkahnya untuk duduk di DPR harus terhenti karena suara PSI untuk sementara berdasarkan penghitungan KPU mendapat 1,71 persen.

4. Chocky Sitohang.

Sama halnya dengan Giring Ganesha, Chocky Sitohang juga meraup suara positif di dapilnya. Namun sayang ia tetap tidak bisa duduk di DPR. Chocky Sitohang caleg Partai Perindo ini mampu meraup suara 38.132 suara dari Dapil Jabar I.

Chocky gagal ke Senayan karena suara Perindo di bawah ambang batas perlemen 4 persen. Sementara berdasarkan penghitungan KPU, Perindo mendapatkan 2,66 persen.

5. Ahmad Dhani.

Ahmad Dhani maju dari partai Gerindra Dapil Jawa Timur I meliputi Surabaya-Sidoarjo. Sayangnya ia juga tak bisa menuju ke Senayan. Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Dhani hanya mampu meraup suara 40.148 suara.

6. Emilia Contessa.

Emilia Contessa caleg PAN maju dari Dapil IV Jawa Timur meliputi Lumajang dan Jember. Ia juga harus gagal menuju ke Senayan. Penyanyi senior ini hanya meraih 29.652 suara.

7. Denada.

Tak hanya sang ibu, Emilia, putrinya Denada yang sama-sama menjadi caleg dari PAN maju dari Dapil Jatim 8 meliputi Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten dan Kota Madiun, Nganjuk dan Jombang, juga harus gagal menuju senayan. Pasalnya ia hanya mendapatkan 43.573 suara gagal ke Senayan.

8. Sultan Djorghi.

Sultan Djorghi mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Berkarya. Namun sayang ia tidak dapat lolos ke Senayan. Partainya tidak lolos ke Senayan karena perolehan suaranya berdasarkan hasil quick count berada di bawah ambang batas 4 persen.

9. Anissa Trihapsari.

Sama dengan sang suami, Annisa Trihapsari juga mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Berkarya juga terancam tak bisa menuju Senayan. Ia bersaing untuk duduk di Senayan melalui Dapil Jawa Tengah 1. Namun begitu, hasil quick count yang diperoleh Partai Berkarya di bawah ambang batas membuatnya terancam gagal tak dapat duduk di kursi DPR RI.

10. Raslina Rasidin.

Raslina Rasidin mencalonkan diri melalui Partai Berkarya, ia bertarung di Dapil 3 DKI. Dapil ini dikenal sebagai Dapil yang panas karena menjadi barometer kemenangan bagi partai-partai dan politisi ternama.

11. Donny Kesuma.

Donny Kesuma mencalonkan diri sebagai calon anggota legilatif dari Partai Berkarya. Namun sayang ia gagal untuk merebut kursi DPR. Hal ini berdasarkan hasil hitung cepat dari lembaga survei yang menyatakan suara Partai Berkarya di bawah ambang batas.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait