1.300 Produk Lokal Ramaikan Pameran Kuliner Terbesar FHI 2019

  • Whatsapp
1.300 Produk Lokal Ramaikan Pameran Kuliner Terbesar FHI 2019 | iNews Portal
1.300 Produk Lokal Ramaikan Pameran Kuliner Terbesar Fhi 2019 | Inews Portal

JAKARTA, Mantapps.com – Jajaran produk lokal Indonesia meramaikan pameran kuliner terbesar Food and Hotel Indonesia (FHI) 2019. Pameran yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini diikuti 1.300 peserta yang menghubungkan lebih dari 30.000 pembeli dari 38 negara.

Sebagai perusahaan kategori pembuat bumbu dapur atau Kitchen Food Brand, Sasa turut serta dalam pameran ini, guna memberikan kontribusi dalam mengembangkan inovasi di bidang kuliner.

Muat Lebih

Loading...

GM of Marketing PT Sasa Inti, Albert Dinata mengatakan, acara ini merupakan wadah bagi perusahaan dan konsumen bertukar pikiran untuk sama-sama berinovasi.

“Booth kami di pameran ini kedatangan dua professional in house chef, yaitu Chef Kong dan Chef Vania, yang mengggelar live cooking interaktif dan memberikan new experience terhadap pengunjung yang datang ke booth kami,” ujarnya.

Dalam pameran FHI 2019, pada 24-27 Juli 2019, Sasa juga ingin berbagi informasi tentang berbagai macam varian produk, dan live cooking bertujuan membuktikan bahwa Sasa sebagai pelopor bumbu dapur dapat menjadi sahabat memasak konsumen.

”Berinteraksi langsung dengan konsumen atau pengunjung dapat memberikan experience berbeda dalam memasak, dalam hal ini memasak menggunakan bumbu Sasa yang banyak varian dan kaya akan rasa,” kata Chef Randy Kong, professional in house chef Sasa.

Selain membuka booth, Sasa juga turut ambil bagian pada “Salon Culinaire” kompetisi chef profesional terbesar di Indonesia, yang juga bagian dari acara Food and Hotel International 2019, Sasa mendukung dua kategori kompetisi ini, yaitu kategori “Nusantara Lesehan” dan “Indonesian Family Style Hot Cooking”.

“Kami berharap dengan berkontribusinya Sasa pada kompetisi Salon Culinaire yang juga bagian dari FHI 2019 ini dapat memberikan dukungan kepada para chef untuk terus berkreasi dan berinovasi sehingga ke depan akan berdampak baik bagi perkembangan industri kuliner di Indonesia,” tambahnya.

Sasa sendiri telah merambah pasar internasional dengan ekspor lebih dari satu dekade ke pasar Asia, Timur Tengah, Afrika dan beberapa negara lain yang memiliki prospek baik.

Editor : Dani Dahwilani

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait