Trump Berpidato di Depan Cap Kepresidenan AS yang Palsu

  • Whatsapp
Trump Berpidato di Depan Cap Kepresidenan AS yang Palsu
Trump Berpidato Di Depan Cap Kepresidenan As Yang Palsu

WASHINGTON DC, Mantapps.com – Seorang staf di Amerika Serikat (AS) dipecat setelah Presiden Donald Trump berpidato di depan cap kepresidenan yang palsu.

Dilansir Sky News Jumat (26/7/2019), Trump nampaknya tidak menyadari adanya cap presiden palsu yang menunjukkan elang berkepala dua membawa stik golf dan uang.

Muat Lebih

Loading...

Sebagai perbandingan, elang yang ada dalam lambang resmi kepresidenan AS berkepala satu. Kemudian di cakarnya, dia membawa anak panah serta cabang zaitun.

Perbedaan lain yang mencolok dari cap palsu itu adalah tulisan Latin E Pluribus Unum yang berarti Dari Banyak Orang. Di lambang palsu tulisannya berbahasa Spanyol.

Jika diartikan kira-kira berbunyi “45 adalah boneka” merujuk kepada status Trump sebagai presiden ke-45 sepanjang sejarah Negeri “Uncle Sam” itu.

Staf konservatif dari kelompok pelajar Tuning Point USA dipecat setelah gambar itu menjadi viral, di mana si staf menyalahkan pencarian di Google Images.

“Kami belum pernah melihat gambar yang dimaksud hingga kemudian muncul di video dan menjadi perbincangan. Kami sama sekali tak tahu,” demikian keterangan dari Gedung Putih.

Sebelum masalah itu muncul, Trump disambut secara antusias oleh para penonton muda sebelum berpidato selama 80 menit dalam KTT mahasiswa Selasa (23/7/2019).

Namun sama seperti sang presiden, mereka tidak nampaknya tidak mengetahui jika cap kepresidenan yang berada di belakang Trump ternyata adalah lambang palsu.

Tuning Point USA yang menjadi tuan rumah acara merupakan kelompok nirlaba politik yang kegiatannya dilaporkan adalah memeprtahankan daftar profesor yang dipandang terlalu liberal.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait