Tersetrum, Pasien Ini Hidup Kembali setelah Jantungnya Berhenti 20 Menit

  • Whatsapp
Tersetrum, Pasien Ini Hidup Kembali setelah Jantungnya Berhenti 20 Menit
Tersetrum, Pasien Ini Hidup Kembali Setelah Jantungnya Berhenti 20 Menit

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Michael Truitt (tengah) bersama Dokter Angel Chudler dan perawat Yasmeen Bachir, yang membantu menghidupkannya kembali setelah sempat tak sadarkan diri selama sekitar 20 menit akibat tersetrum. FOX NEWS / BEAUMONT HOSPITAL

MICHIGAN, Mantapps.com – Seorang pria di AS dapat kembali dihidupkan setelah detak jantungnya berhenti selama 20 menit akibat tersetrum.

Muat Lebih

Dilansir situs resmi rumah sakit, pasien bernama Michael Truitt dibawa ke Rumah Sakit Beaumont dalam kondisi tak sadarkan diri dan tanpa ada tanda-tanda vital.

“Mereka membawa pemuda ini yang sudah tidak memiliki tanda-tanda vital,” kata Angel Chudler, seorang dokter ruang gawat darurat di Rumah Sakit Beaumont.

Tim dokter langsung berusaha menghidupkan kembali pasien menggunakan defibrillator atau alat kejut jantung. Dan setelah beberapa kali sentakan kesadaran, detak jantung pasien kembali.

“Saat dia sadar, dia sempat berontak, meraih selusur pada tempat tidur dan mengguncang-guncangkannya. Butuh seluruh tim perawatan untuk menahan tubuh pasien,” kata Yasmeen Bachir, salah seorang perawat yang membantu penanganan darurat Truitt.

Diketahui pasien telah tak sadarkan diri selama 20 menit sebelum akhirnya tanda-tanda vitalnya kembali melalui proses resusitasi.

Dilansir Fox News, insiden yang menimpa Truitt bermula saat dia membantu pekerjaan di kediaman ayah tirinya di Livonia, Michigan.

Saat itu dia sedang membawa sebuah tangga logam yang tak sengaja menyentuh kabel yang dialiri listrik. Truitt pun tersetrum hingga tak sadarkan diri.

Melihat korban yang pingsan, pemilik rumah segera menghubungi 911 dan mulai melakukan pertolongan pertama dengan memberi bantuan pernapasan (CPR). Butuh waktu sekitar empat menit sampai petugas medis tiba.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda-tanda vital pada korban dan segera melakukan langkah untuk menghidupkan kembali menggunakan alat defibrilator atau kejut jantung.

Upaya mengembalikan kesadaran korban terus dilakukan selama dalam perjalanan ke rumah sakit, namun detak jantung korban tetap belum kembali.

“Dalam waktu kurang dari lima menit sel-sel otak mulai mati karena kekurangan oksigen,” kata Barbara Smith, direktur layanan trauma di Beaumont.

“Resusitasi Michael sungguh ajaib. Dia tidak kehilangan fungsi otak. Ini adalah bukti pentingnya CPR secara terus menerus untuk memindahkan darah beroksigen ke otak,” tambahnya.

Satu-satunya cedera yang diderita Truitt dari insiden itu adalah pada jari kakinya, di mana listrik mengalir keluar setelah melalui tubuhnya.

Editor: Agni Vidya Perdana

Sumber: Fox News

Copyright Kompas.com

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait