Solidaritas untuk Sudan, Media Sosial Buat Tagar #BlueForSudan

  • Whatsapp
Solidaritas untuk Sudan, Media Sosial Buat Tagar #BlueForSudan
Solidaritas Untuk Sudan, Media Sosial Buat Tagar #blueforsudan

Mantapps.com, Jakarta – Pemilik akun di media sosial mengubah foto profil mereka menjadi warna biru polos dengan tagar #BlueForSudan sebagai bentuk solidaritas terhadap para demonstran di Sudan yang menghadapi aparat keamanan yang brutal.

Muat Lebih

Lebih dari 100 orang tewas dalam demonstrasi yang pecah di Sudan pada awal Juni lalu.

Warna biru menyebar di sejumlah platform media sosial seperti Twitter dan Instagram. Warna biru ini untuk menghormati salah satu korban bernama Mohamed Mattar, yang sangat menyukai warna biru.





© Copyright (c) 2016 Mantapps.com
foto

Mattar, 26 tahun, seorang teknisi ditembak saat terjadi upaya menghentikan unjuk rasa pada 3 Juni oleh kelompok milisi Pasukan Pendukung Cepat atau RSF.

Pemimpin milisi RSF adalah anggota senior Dewan Transisional Militer Sudan yang pada 11 April lalu mengkudeta pemerintahan presiden Omar al-Bashir, militer dengan pangkat terakhir letnan jenderal.

Mattar ditembak dan tewas saat dia berusaha melindungi dua perempuan ketika terjadi pembubaran paksa kamp para pengunjuk rasa di luar markas militer Sudan.

Setelah Mattar tewas, menurut sahabatnya,Shahd Khidir, teman-teman dan anggota keluarganya mengubah foto profil mereka di media sosial dan orang lain mulai mengikuti mereka.

“Sekaranga warna itu mewakili semua warga Sudan yang tewas dalam unjuk rasa,” ujarnya.

Konflik berdarah di Sudan telah membuat Misi Kerja Sama PBB-Uni Afrika di Darfur atau UNAMID menunda penyerahan sejumlah kamp bagi pengungsi ke Pasukan Pendukung Cepat karena bertentangan dengan peraturan dan prosedur PBB.

“Dari perkembangan ini, kami tidak punya pilihan selain menunda penyerahan area UNAMID kepada otoritas Sudan sampai dekrit Dewan Transisi MiliTer dibatalkan,” kata Jean Pierre Lacroix, Ketua Pasukan Keamanan PBB, dikutip dari situs resmi PBB, 14 Juni 2019.

PBB juga mengatakan, situasi HAM secara keseluruhan di Sudan semakin memburuk dengan meningkatkan jumlah korban pembunuhan, penculikan, kekerasan seksual dan kekerasan lainnya.



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait