Setelah Turki, AS Juga Peringatkan India untuk Tak Beli S-400

  • Whatsapp
Setelah Turki, AS Juga Peringatkan India untuk Tak Beli S-400
Setelah Turki, As Juga Peringatkan India Untuk Tak Beli S 400

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Sistem pertahanan anti-serangan udara bikinan Rusia, S-400. Sputnik/Alexey Malgavko

WASHINGTON, Mantapps.com – Belum berhasil membujuk Turki untuk meninggalkan kesepakatan pembelian sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia, kini AS juga memperingatkan India.

Muat Lebih

Washington mendesak India untuk tidak membeli sistem rudal buatan Rusia.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS memperingatkan agar India maupun sekutu dan mitra Amerika Serikat lainnya untuk tidak melakukan pembelian S-400.

“Sehubungan dengan S-400, kami mendesak semua sekutu dan mitra kami, termasuk India, untuk tidak melakukan transaksi dengan Rusia yang berisiko memicu sanksi CAATSA,” kata pejabat yang tak disebutkan namanya.

Pernyataan pejabat itu merujuk pada undang-undang 2017 yang mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada negara-negara yang membeli persenjataan dari Rusia.

“Ini adalah saat di mana kami akan mendorong India untuk mencari alternatif (selain S-400),” tambah pejabat itu, dikutip Russian Times, Jumat (21/6/2019).

Peringatan itu muncul setelah New Delhi menegaskan tidak memiliki rencana untuk membatalkan kesepakatan multimiliar dollar yang telah ditandatangani dengan Moskwa, Oktober lalu.

Sementara AS masih menjadi salah satu pemasok persenjataan utama India, pesan yang disampaikan pejabat Departemen Luar Negeri AS itu merupakan indikasi lain bahwa pihaknya tidak akan mengabaikan pembelian S-400 oleh India.

Masalah sistem rudal Rusia itu kemungkinan akan menjadi salah satu itu yang dibahas saat kedatangan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di New Delhi, pekan depan.

Kunjungan Pompeo terutama akan fokus pada peningkatan hubungan diplomatik dan kerja sama antara AS dengan negara padat penduduk itu.

India mungkin memiliki status otorisasi perdagangan tingkat 1 dengan AS, namun Turki yang adalah anggota NATO secara penuh juga bersikeras untuk tidak membatalkan pembelian S-400 dari Rusia.

Ankara telah berulang kali mengecam ancaman dan ultimatum AS yang bakal mengeluarkannya dari program F-35 jika memiliki S-400 dari Rusia.

September lalu, AS menggunakan undang-undang CAATSA sebagai pembenaran untuk memberi sanksi kepada Kementerian Pertahanan China atas pembelian S-400 mereka.

Namun AS belum menjatuhkan sanksi apa pun terhadap sekutu seperti India.

Saat Washington berusaha mati-matian untuk membujuk negara-negara membeli sistem rudal Patriot MIM-104 buatan AS, namun pasar telah lebih berbicara dan menarik minat negara-negara lain untuk membeli S-400 yang mutakhir.

Editor: Agni Vidya Perdana

Sumber: Russian Times

Copyright Kompas.com

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait