Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

  • Whatsapp
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans Yang Pingsan

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Presiden AS Donald Trump saat memberikan pidato dalam acara Asosiasi Senapan Nasional (NRA) di Indianapolis, Jumat (26/4/2019). AFP / SETH HERALD

MONTOURSVILLE, Mantapps.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat kejadian mengejutkan ketika tengah berkampanye di Negara Bagian Pennsylvania.

Muat Lebih

Para pendukung Trump yang antusias menyambut kampanye sang presiden yang berpidato di Hangar Energy Aviation Montoursville pada Senin malam waktu setempat (20/5/2019).

Dilaporkan New York Post, suasana menjadi sangat panas karena lampu yang dipasang di sekitar lokasi. Suhu saat itu dilaporkan mencapai 80 derajat Fahrenheit.

“Saya tidak tahu siapa yang menyalakan lampunya,” kata Trump seraya meminta pendukungnya untuk mematikannya. “Seorang jenius benar-benar menyalakan lampunya,” lanjut dia.

Di saat itulah, seorang pendukung presiden 72 tahun itu tiba-tiba pingsan. Trump pun meminta dokter untuk membantu menyadarkan dan merawat pendukung itu.

“Santai saja dokter, santai saja,” ujar Trump kepada tim medis. Kemudian 15 menit seorang fans lain tumbang. “Tolong panggil dokter itu ke sini,” terang dia.

Baru 20 menit setelah Trump kembali berpidato, ucapannya lagi-lagi harus terpotong karena ada pendukung lain pingsan. Trump pun memyalahkan lampu yang terlalu terang.

“Apakah lampu ini tidak terlalu terang? Saya pikir inilah penyebab banyak orang pingsan. Karena lampu gila ini,” terang presiden dari Partai Republik itu.

Total pidato Trump harus terhenti selama tiga kali dengan total lima pendukungnya pingsan. Adapun dua lainnya pingsan ketika putranya, Trump Jr, naik ke panggung.

“Apakah saya sebaik atau seburuk itu?” kelakar Trump Jr ketika melihat satu orang pingsan, dan satu lainnya harus ditandu sebelum Trump Jr naik ke panggung.

Dalam kampanyenya, Trump melontarkan kritik terhadap mantan Wakil Presiden Joe Biden yang mengumumkan niatnya bertarung dalam Pilpres 2020 mendatang.

Trump menyindir Biden yang merupakan kelahiran Scranton, Pennsylvania, namun memutuskan untuk memulai karir politiknya di negara bagian tetangga, Delaware.

“Jangan lupa, Biden mengkhianati kalian teman-teman. Saya pikir dia lahir di Pennsylvania. Namun dia meninggalkan kalian semua,” terang Trump dikutip Fox News.

“Dia tidak peduli dengan kalian maupun pekerjaan kalian. Dia membiarkan negara lain masuk dan merusak Amerika. Hal itu tidak akan terjadi lagi,” beber Trump kembali.

Editor: Ardi Priyatno Utomo

Sumber: Fox News,New York Post

Copyright Kompas.com

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait