NASA Bakal Buka Wisata ke Stasiun Luar Angkasa untuk Turis

  • Whatsapp
NASA Bakal Buka Wisata ke Stasiun Luar Angkasa untuk Turis
Nasa Bakal Buka Wisata Ke Stasiun Luar Angkasa Untuk Turis

Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS) tak lama lagi bisa ditumpangi oleh orang selain astronaut. Pasalnya, NASA bakal membuka stasiun ini untuk para turis yang ingin merasakan wisata antariksa.

Muat Lebih

Loading...

Mereka yang bersedia membayar hampir 60 juta dolar AS atau sekitar Rp 855 miliar bisa berlibur di ISS. Wisatawan memiliki opsi menginap di sana selama 30 hari yang setiap malamnya dikenakan tambahan biaya hingga puluhan ribu dolar AS.

“Jika Anda lihat harganya dan ingin tambah (layanan lain), itu akan menjadi sekitar 35 ribu dolar AS (sekitar Rp 499 juta) per malam, per astronaut. Tapi itu tidak akan ada di Hilton atau Marriott mana pun,” ucap Kepala Finansial di NASA, Jim DeWit, seperti dikutip The Telegraph.

Wisata luar angkasa ini dijadwalkan mulai dibuka NASA paling cepat pada 2020 mendatang.

© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network
Stasiun luar angkasa (ISS). Foto: Pixabay
Selain untuk turis, badan antariksa AS itu juga membuka ISS untuk perusahaan swasta. Mereka diizinkan memanfaatkan stasiun itu untuk bisnisnya, misal jadi lokasi syuting iklan TV. Perusahaan juga diperkenankan menyewa astronaut NASA untuk memasarkan produknya alias jadi influencer-nya.

© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network

Upaya liburan di luar angkasa ini rencananya bakal direalisasikan pada 2020 mendatang. Ini juga sekaligus bagian dari upaya NASA untuk mengurangi beban pembatasan anggaran yang dialaminya, ketika badan antariksa itu mulai fokus pada proyek penerbangan astronaut ke bulan.

Harga untuk satu kursi menuju wisata ISS diperkirakan mencapai 58 juta dolar AS (sekitar Rp 826 miliar), menurut laporan The Telegraph. SpaceX dan Boeing disebut jadi mitra NASA yang akan membawa turis ke ISS melalui roketnya masing-masing: Crew Dragon dan Starliner.

IlustrasI markas NASA. Foto: NASA© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network
IlustrasI markas NASA. Foto: NASA

NASA berkata bakal ada dua wisata luar angkasa dalam satu tahun, dengan masa tinggal maksimal 30 hari. Mereka memperkirakan selusin turis bisa pergi per tahunnya, dengan wisatawan ini sebelumnya harus diseleksi terlebih dahulu.

AS sendiri bukan negara pertama yang pernah membawa wisatawan ke stasiun luar angkasa. Perusahaan swasta asal Rusia Space Adventures pernah memfasilitasi tujuh perjalanan wisata antariksa ke ISS pada 2001 dan 2009 lalu.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait