Menara Eiffel Ditutup Setelah Pria Ini Memanjat di Ketinggian 300 Meter

  • Whatsapp
Menara Eiffel Ditutup Setelah Pria Ini Memanjat di Ketinggian 300 Meter
Menara Eiffel Ditutup Setelah Pria Ini Memanjat Di Ketinggian 300 Meter

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Lingkaran merah menunjukkan seorang pria tengah memanjat Menara Eiffel seorang diri pada Senin siang waktu setempat (20/5/2019). via Daily Mirror

PARIS, Mantapps.com – Ikon kota Paris, Perancis, Menara Eiffel dilaporkan hingga batas waktu tak ditentukan setelah seorang pria kedapatan tengah memanjat bangunan itu.

Muat Lebih

Loading...

Dalam foto yang beredar sebagaimana diberitakan Daily Mirror Senin (20/5/2019), pria yang tak diketahui identitasnya itu memanjat Eiffel dari bagian luar.

Laporan awal menunjukkan dia sudah memanjat sekitar 300 meter ketika polisi datang ke lokasi, dan mencoba membujuk pria itu supaya bersedia turun.

Perusahaan pengelola menara SETE menyatakan sesuai prosedur jika ada yang ketahuan memanjat, maka mereka bakal melapor ke polisi supaya menurunkannya.

“Untuk itu, kami terpaksa melakukan evakuasi terhadap menara,” demikian pernyataan pejabat SETE dalam insiden yang dilaporkan terjadi pukul 14.15 waktu setempat itu.

Pejabat itu juga mengatakan, lapangan yang terletak di bawah menara juga dievakuasi. “Kami sangat menyarankan kepada para pengunjung untuk menghentikan kunjungan,” katanya dilansir AFP.

Sumber internal polisi mengungkapkan, mereka berhasil membuat kontak dengan si pemanjat. Mereka berusaha mengorek keterangan mengapa pria itu melakukan hal nekat.

Pada Oktober 2017, menara yang dibuka 130 tahun silam itu juga ditutup setelah ada pemanjat yang melakukan aksinya di antara tiang dan mengancam bakal bunuh diri.

Setiap tahun, sekitar tujuh juta pengunjung datang berkunjung ke menara sekitar 324 meter itu yang pada pekan lalu merayakan ulang tahunnya ke-130.

Dua lantai pertama bisa dijangkau baik dengan elevator maupun tangga. Namun untuk menuju puncak, pengunjung hanya bisa meraihnya melalui elevator.

Editor: Ardi Priyatno Utomo

Sumber: Daily Mirror,AFP

Copyright Kompas.com

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait