Kartu Kredit Najib Habis untuk Belanja Rp11 M dalam Sehari

  • Whatsapp
Kartu Kredit Najib Habis untuk Belanja Rp11 M dalam Sehari
Kartu Kredit Najib Habis Untuk Belanja Rp11 M Dalam Sehari

Kuala Lumpur: Pengadilan Tinggi Malaysia mendengarkan kesaksian bahwa dua kartu kredit milik mantan Perdana Menteri Najib Razak digunakan hingga 3,3 juta Ringgit Malaysia atau Rp11,1 miliar dalam satu hari.

Dua kartu kredit itu terlacak digunakan di De Grisogono, sebuah toko perhiasan mewah Swiss, di Italia pada tahun 2014.

Muat Lebih

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Presiden Ambank yang bertanggung jawab atas otorisasi kartu kredit dan manajemen penipuan, Yeoh Eng Leong. Fakta itu diungkap pada hari ke-37 persidangan Najib sehubungan dengan penyalahgunaan 42 miliar Ringgit Malaysia dari dana SRC International Sdn Bhd.

Saksi dalam persidangan mengatakan uang sebesar 456.360 Ringgit Malaysia atau Rp1,5 miliar dihabiskan dari kartu kredit Visa Platinum dan 2,8 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp9,4 miliar dihabiskan menggunakan kartu kredit Master Platinum.

Berdasarkan keterangan saksi, transaksi itu berlangsung pada 8 Agustus 2014. Data itu diungkapkan oleh saksi saat ditanya oleh Wakil Jaksa Penuntut Umum Budiman Lufti Mohamed, Senin pada 15 Juli.

Budiman Lutfi: Berapa batasan kedua kartu?

Yeoh: Batas gabungannya adalah 3 juta Ringgit.

Budiman Lutfi: Apakah ada pembayaran untuk jumlah tersebut?

Yeoh: Ya. Untuk kartu visa, (pembayaran) sebesar 449.586 Ringgit. Sedangkan untuk Mastercard, 2,8 juta  Ringgit.

Saksi juga mengatakan bahwa pada awal Januari 2015, 466.330 Ringgit lain dihabiskan di Chanel, sebuah butik eksklusif di Honolulu, Amerika Serikat, menggunakan kartu kredit.

Dia mengatakan kartu juga digunakan untuk membayar 127.017 Ringgit Malaysia di Shangri-La Hotel di ibu kota Thailand.

Sementara itu, ketika diperiksa silang oleh pengacara Najib Harvinderjit Singh, saksi setuju bahwa, menurut pernyataan kartu kredit tertanggal April 2015, pembayaran terakhir dilakukan oleh seseorang bernama Nik Faisal Ariff Kamil (mantan CEO SRC).

Saat pemeriksaan ulang oleh Budiman Lutfi, Yeoh mengatakan semua pembayaran berasal dari rekening Nank Ambank, berakhir dengan angka 880. Dia juga menunjukkan bahwa Najib tidak mengambil tindakan apa pun terkait laporan kartu kredit.

Najib menghadapi tiga tuduhan pelanggaran kepercayaan, satu tuduhan menyalahgunakan posisinya dan tiga tuduhan pencucian uang yang melibatkan dana SRC International sebesar 42 miliar Ringgit. Sidang di hadapan Hakim Mohd Nazlan Mohd Ghazali berlanjut.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait