AS Jatuhkan Sanksi ke Tiga Petinggi Hizbullah

  • Whatsapp
AS Jatuhkan Sanksi ke Tiga Petinggi Hizbullah
As Jatuhkan Sanksi Ke Tiga Petinggi Hizbullah

Washington: Pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump menjatuhkan sanksi ke tiga pejabat tinggi kelompok Hizbullah. AS menuduh mereka mendukung “aktivitas jahat” Iran dari dalam pemerintah Lebanon.

Ketiga tokoh tersebut adalah anggota parlemen Lebanon Amin Sherri dan Muhammad Hasan Ra’d serta pejabat keamanan Hizbullah Wafiq Safa. Ketiganya dijatuhi sanksi oleh Badan Pengawasan Aset Asing (OFAC) di Kementerian Keuangan AS pada Selasa 9 Juli.

Muat Lebih

Loading...

“Hizbullah menggunakan para agennya di parlemen Lebanon untuk mendukung urusan finansial dan keamanan grup teroris serta aktivitas jahat Iran,” kata Sigal Mandelker, Wakil Menteri Keuangan AS untuk urusan terorisme dan intelijen keuangan.

Mandelker menambahkan bahwa Hizbullah juga “mengancam stabilitas dan keamanan Lebanon serta kawasan, dan itu semua dilakukan mereka dengan mengorbankan kepentingan rakyat Lebanon.”

Kemenkeu AS mengatakan Sherri menggunakan jabatannya di pemerintah Lebanon untuk mendukung tujuan-tujuan Hizbullah. Tindakannya dinilai mengancam sejumlah institusi keuangan Lebanon.

“Perilaku Sherri mengancam kepentingan para karyawan bank beserta keluarga mereka. Hal itu tidak dapat diterima, karena seharusnya seorang anggota parlemen mendahulukan kepentingan rakyat Lebanon,” tutur Kemenkeu AS,¬†dinukil dari UPI, Rabu 10 Juli 2019.

Sementara untuk Ra’d, Kemenkeu AS mengatakan pria tersebut mengarahkan beberapa unit tertentu untuk melakukan sejumlah aksi militer dan teroris di luar negeri. Sementara Safa disebut mengeksploitasi perbatasan dan pelabuhan Lebanon untuk “menyelundupkan sejumlah barang dan memfasilitasi perjalanan tertentu atas nama Hizbullah.

Di bawah sanksi, aset ketiga petinggi Hizbullah di AS tersebut harus dilaporkan OFAC. Ketiganya juga dilarang berbisnis dengan semua warga AS.

Negeri Paman Sam telah menetapkan Hizbullah sebagai organisasi teroris asing pada 1997. Sejak 2017, Kemenkeu AS telah menerapkan sanksi ekonomi terhadap 50 individu dan entitas terafiliasi Hizbullah.

Sanksi kepada tiga pejabat Hizbullah dijatuhkan saat ketegangan antara AS dan Iran meningkat. Senin kemarin, Teheran mengumumkan rencana melampaui batas pengayaan uranium yang telah diatur dalam perjanjian nuklir 2015.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait